Cinta

Dari jiwa dan raga setiap insan ,
bukan hanya melahirkan cinta pada seorang kekasih ,
cinta juga boleh lahir untuk semua makhluk Allah .

Cinta Yang Paling Utama ,
Cintailah Allah Yang Maha Suci .


Buat kalian ...

Apa saja dari blog ini, andai di ambil tanpa kebenaran,
saya tidak halalkan. Kalian di benarkan link blog ini . Selamat membaca , melihat dan mendengar .. Terima kasih .
Memaparkan catatan dengan label Mimpi. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label Mimpi. Papar semua catatan

Isnin, 26 September 2011

MIMPI CINTA


MIMPI CINTA

Burung terbang petang itu
Adalah layang -layang rinduku
Terbang bermain bayu di pinggir senja
Adalah kasih sayangku
Mencari -cari pelangi yang kian hilang
Di iringi seloka riang -riang menyambut malam
Kegelapan berlatar hitam
Biar tanpa indah cahaya bulan
Biar tanpa kerdipan bintang -bintang
Namun mengharap titis embun syahdu menyirami kalbu
Mendamaikan ketandusan asmara
Mendenyutkan nafas kejujuran cinta .

insan biasa

5 30 petang
26.9.2011
Pinggiran Sungai Klang
Kuala Lumpur .

Jumaat, 22 April 2011

Akulah insan itu





Akulah insan itu

Tak dapat kau lihat dengan keindahan pandangan
Kalau kau sudi
Lihatlah dengan hati
Mungkin suci hati dapat memahami .

Kerana aku hanya sekecil kecil debu
Di malam gelap sunyi
Lemas dalam bayu sepi .

Embun telah kemarau bertahun
Kontang kasih dan sayang
Aku tetap mencari rindu.

Ingin aku bertemu mu biarpun hanya sekali
Biarpun hanya dalam mimpi .


Insan Biasa
22.4.2011 .



Sabtu, 5 Februari 2011

Pertemuan mimpi


Indahnya mimpi
Bersama embun tengah malam sejuk membasahi bumi
Kau hadir mendamaikan jiwa
Namun kau terus bersembunyi
Di sebalik selendang manja mu
Duhai sayang ku
Bilakah wajah mu akan menjelma
Bertemu dengan rindu ku
Dalam rela kejujuran hati
Aku terus menanti mu
Mengejar mimpi
Mengejar realiti .

Insan Biasa .




Ahad, 4 Julai 2010

Mimpi itu


Mimpi itu

Tak pernah luput dari ingatan
Mimpi bertemu mu
Bicara begitu syahdu
Sungguh menyenangkan jiwa
Tanpa kenal wajah
Berlalu pergi dalam sepi malam .

Bila fajar menjelma
Kau tiada di mana-mana
Yang tinggal keharuman bicara
Manisnya kisah itu .

Dalam terkenang
Ku lihat satu bayang
Kaukah itu
Berbicara tentang kejujuran
Tentang hati dan jiwa insani
Buat hati bergelora
Bagai lautan luas di hadapan
Ingin aku menyeberangi
Mungkinkah aku ...


insan biasa