DUHAI MAWAR

DUHAI MAWAR
Sekuntum mawar
Terpisah dari tangkai pagi
Pudar warna
Kelopak tercalar
Terpercik darah di sudut hati
Kemana kau ingin renangi waktu
Membawa luka pilu
Apa yang kau temu
Hanyirnya bau di bawa bayu
Hentikanlah keresahan jiwa mu
Sudilah kau menjelma di bayangan perindu
Menunggumu di kamar asmara syahdu
Suburkan bumi cinta yang kontang
Bagai cendawan tumbuh selepas hujan
Mekarkan kejujuran di sanubari
Murnilah hati keturunan Adam dan Hawa .
insan biasa
10 00 pagi
23.9.2011
Pinggiran Sungai Klang
Nusantara .
Tiada ulasan:
Catat Ulasan