jauh di tengah lautan ku lihat sampan kecil di lambung gelombang pendayungnya saorang perempuan bersendirian mencari sesuatu yang hilang pasti berani hatinya menghadapi cabaran mungkin juga kematian .
Tiba tiba terfikir mungkinkah itu satu kerelaan atau satu keterpaksaaan ..
Ketika ini Tengah malam melangkah pagi Tak tahu kenapa di hati Teringat warna ini .
Lembut dan manja Merah" bunga pulut " Merah bunga jambu Sebutan berlainan Maksudnya sama . Santun di lihat di wajah puteri
Kalau lelaki memakai warna ini Tidakkah melanggar budaya Aku ingin berfikir Mencari satu keputusan Tapi mata tidak tertahan Terasa macam sudah lelap Maafkan aku sayang Biarlah aku bermimpi Menunggu hari siang .
Besoklah ku pastikan Kalau masih menjadi persoalan .
Usah tergoda sayang bicara manis berbisa darah menitis luka tak terasa .
Hidup mu usah persia dunia luas di hadapan mata .
Fahami rentak dunia kecewa mu hanya dalam mimpi bila terjaga itulah realiti dan kau perlu hadapi hari yang akan datang nanti bersama pelbagai misteri menguji kekuatan diri .
Bila matahari semakin rebah hari semakin tak berdaya semakin susah menjaga dia biar pun dia banyak berjasa biarpun kita sayangi dia biarlah berpisah untuk kebaikan .
Kita simpan dalam kenangan pahit manis bersamanya keringat yg tumpah bersamanya adalah perjuagan kehidupan syahdu buat hati yang mengerti.
Hukum duniawi perpisahan selalu ditemui moga hari bakal kita dilalui dirahmati Illahi .
( tadi aku terima talipon dari bonda ) Insan Biasa .
Kuala Kumpur 7 Julai 2010 Jam 2-00 gelap macam nak senja .
Bila awan dan air terpisah Hujan membasahi bumi Sejuk alam sekeliling Damai seketika insan kepanasan .
Berhenti hujan Gelap menjadi terang Hanya untuk seketika Nanti malam akan tiba Kegelapan menjelma lagi Mungkin ada hati yang hiba Terkenang kisah duka .
Andai tiada awan hitam Teringin melihat bulan dan bintang Bersama rindu yang bermaharajalela ...
Tak pernah luput dari ingatan Mimpi bertemu mu Bicara begitu syahdu Sungguh menyenangkan jiwa Tanpa kenal wajah Berlalu pergi dalam sepi malam .
Bila fajar menjelma Kau tiada di mana-mana Yang tinggal keharuman bicara Manisnya kisah itu .
Dalam terkenang Ku lihat satu bayang Kaukah itu Berbicara tentang kejujuran Tentang hati dan jiwa insani Buat hati bergelora Bagai lautan luas di hadapan Ingin aku menyeberangi Mungkinkah aku ...