Selasa, 8 Disember 2009

Puisi buat Mawar

Sekuntum mawar di usia pagi ,
Lemas dalam kemanisan malam ,
Di belai ,
terbelai ,
oleh tangan bermadu .

Hilang gadis nya tanpa pelamin dan malam pengatin ,
Antara kerelaan dan kekesalan .
Antara khayalan dan kenyataan ...........

Mawar !!!

Inaikan jari mu dengan keinsafan .
Mana ada istilah lambat untuk mencari jalan pulang ,
Jalan itu luas terbentang ,
Berjuta tangan melambai kepulangan .........

3 ulasan:

  1. moga mawar yang masih di usia pagi,
    menginsafi akan kealpaan diri,
    memohon rahmat dari Illahi,
    agar jalan pulang ditemuinya nanti,
    kerna tangan melambai menunggu pasti...

    BalasPadam
  2. Siapakah? bakal mengubati Mawar

    Siapakah yang bisa menerka sesuatu yang tak terteka, maka itu panduan bertindak hanyalah firasat, yang sering bisa silap atau pengalaman masa lalu yang sering kabur dan keliru, siapakah yang mesti disesali jika tebu jadi teberau dan musim tengkujuh jadi kemarau, dalam kedaifan merancang masa depan yang hendak dijangkau....
    ...dalam ratap dalam silap masa silam yang telah terlampau.

    BalasPadam