Sabtu, 24 September 2011

JANJI HATI

JANJI HATI

Lorong rindu yang sering di lalu
Semakin malap dan gelap
Duri -duri kecil semakin besar dan tajam
Adalah hiasan dinding yang kejam
Jalan licin bertatah kaca berserakan
Titis darah kasih dan sayang bertaburan
Seluruh ruang basah di banjiri racun berbisa
Bersedia menyentuh luka -luka di badan
Untuk meresap keseluruh denyut nadi
Menyeksa jiwa cinta menangis duka
Jatuh berdiri di lorong ini
Tiada niat untuk berhenti
Begitulah janji hati
Rela terkorban di sini
Berusaha dan berdoa tetap di gagahi
Hingga nyawa bertemu mati .

insan biasa

24.9.2011
10 25 pagi
Pinggiran Sungai Klang
Nusantara .

4 ulasan:

  1. di sebalik puisi kamu ini, seperti ada duka tersudut di kamar hati..

    ~smoega terus di beri ketabajan dan kekuatan serta esabaran dlm menghadapi hidup penuh cabaran...
    be strong n take care..~

    BalasPadam